Jumat, 11 Juli 2014

Manfaat Kangen Water



Keuntungan apa yang akan anda dapatkan dengan meminum Air Kangen? Kangen Water adalah cara terbaik untuk menghidrasi, menyeimbangkan pH tubuh, mendapatkan kesehatan optimal, menetralkan radikal bebas, mengurangi rasa sakit, dan masih banyak lagi…
Berikut beberapa manfaat dari meminum Air Kangen:
1. Hidrasi dan Drinkability. Air alkali terionisasi merupakan sumber hidrasi yang sangat baik dan sehat, karena tidak hanya rasanya lebih lezat terhadap indera perasa di mulut, tetapi juga lebih mudah diserap oleh tubuh. Hal ini meningkatkan kelayakan air untuk diminum dan menghilangkan rasa cepat kembung dari minum air harian yang direkomendasikan 8 gelas per hari. Selain dari hasil penelitian air alkali ini, fakta bahwa banyak orang dapat merasakan perbedaan setelah meminumnya!
2. Bersih, Segar dan Cita Rasa Enak. Kangen Water adalah air dengan rasa yang terbaik. Air ini lembut dan menyegarkan. Dapat meresap ke dalam masakan dan meningkatkan cita rasa pada makanan.
3. Micro Clustering. Study awal tentang air alkali menunjukkan bukti sebuah fenomena baru yang dinamakan “Micro Clustered”, yang mendefinisikan pengecualian pada molekul kecil yang “terstruktur” khusus pada air alkali. Banyak manfaat ditemukan dari hasil penelitian tentang fenomena ini. Fungsi utama Micro Clustered adalah untuk menghidrasi secara lebih baik. Kangen Water memiliki molekul yang kecil dengan ukuran 3-5 molekul. Air biasa memiliki ukuran 16-20 molekul. Dengan Micro Clustered, Kangen Water dapat diserap tubuh lebih optimal dan secara dalam menghidrasi sampai ke sel-sel tubuh.
4. Menetralkan Radikal Bebas. Kangen Water memiliki ORP (Oxidation Potencial Reduction) yang negatif, artinya memiliki kekuatan antioksidan. Jika dikonsumsi harian, extra electron dalam Kangen Water dapat menetralisir radikal bebas dalam tubuh.
5. Menyeimbangkan pH Alami Tubuh. Kangen Water dapat membantu meningkatkan pH alami tubuh menjadi basa/alkaline, dan dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak sel sehat. Tubuh yang alkaline adalah tubuh yang sehat.
6. Menjaga Tetap Awet Muda. Secara ilmiah diakui bahwa manfaat dari air alkali adalah menunjang kesehatan tubuh supaya awet muda. Secara alami manfaat dari air ini karena meningkatnya sifat basa (alkalinity) dari tubuh setelah minum air alkali. Alkalinity adalah keadaan dimana air lebih harmonis dengan kondisi didalam tubuh, baik secara jasmani maupun psikologis.
7. Detoksifikasi dan Pembersihan. Ketika tubuh mengalami penumpukan asam/acid, tubuh memerlukan mekanisme detoksifikasi dan pembersihan berkala. Jika tubuh dapat membuang kelebihan acid dan limbah metabolisme secara berkala, maka tidak akan terjadi penumpukan limbah penyebab penyakit. Mengkonsumsi Kangen Water setiap hari dapat membantu membersihkan limbah tubuh dan detoksifikasi secara alami dari dalam tubuh.
8. Meningkatkan Energi, Mengurangi Kelelahan. Kelelahan adalah tanda-tanda tubuh kelebihan asam/acid. Mengkonsumsi Kangen Water secara rutin dapat membantu tubuh mengurangi kelebihan asam, sehingga menyebabkan peningkatkan kadar energi sekaligus mengurangi kelelahan.
9. Antioksidan yang Powerful. Oksidasi terjadi secara alami setiap hari. Besi yang berkarat dan potongan buah apel yang berubah warna adalah salah satu contoh proses oksidasi. Oksidasi yang terjadi didalam tubuh dinamakan proses penuaan. Kangen Water memiliki kandungan antioksidan 6-8 kali lebih besar dibandingkan teh hijau yang berkhasiat memperlambat proses penuaan.
10. Mengurangi Rasa Sakit. Rasa sakit umum dirasakan orang setiap harinya. Sakit yang paling sering dirasa adalah nyeri otot, persendian, dan rasa linu di badan. Kangen Water dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan jalan menghidrasi tubuh serta membuang kelebihan asam/acid dalam tubuh.
11. Meningkatkan Kesehatan Menyeluruh. Kangen Water diproduksi oleh Enagic Ionizer. Enagic diakui sebagai alat medis oleh asosiasi kedokteran di Jepang dan telah digunakan di beberapa rumah sakit di Jepang untuk penyembuhan pasien-pasien dengan penyakit-penyakit degeneratif.


More Info : Kiki : 294719E7 / 082179122929

Sabtu, 08 Februari 2014

Asuhan Kebidanan Kesehatan Reproduksi



Asuhan Kebidanan Kesehatan Reproduksi
Pada Pasien Aminorhoe

Hari/tanggal: Sabtu, 09-11-2010
Tempat  pengkajian: BPS. Bidan Yulvie

A.    SUBJECTIVE DATA
1.      Identitas-Istri-Suami
 Nama                          : Ny. S                            Nama               : Tn. A
Umur                           : 29 Tahun                       Umur              : 30 Tahun
Agama                         : Islam                             Agama             : Islam
Suku/Bangsa               : Banjar/Indonesia             Suku/Bangsa   : Banjar/Indonesia
Pendidikan                  : SMP                              Pendidikan      : SMA
Pekerjaan                     : Ibu Rumah Tangga        Pekerjaa           : Swasta
Alamat                           : Jl. Veteran                   Alamat                : Jl. Veteran

2.      Keluhan utama :Ibu mengatakan sudah 3 bulan tidak datang haid
3.      Riwayat perkawinan :
Kawin 1 kali, kawin pertama kali umur 23 tahun, dengan suami sekarang sudah 7 tahun

4.      Riwayat Haid
Menarce                                  : 12 tahun
Siklus                                      : 30 hari
Teratur / Tidak Teratur            : Teratur
Lamanya                                 : 5-6 hari
Banyaknya                              : 2-3 kali ganti prmbalut/hari
Disminorhoe                            : Kadang – Kadang

5.       Riwayat Obestetric                         : P2A0




No
Tahun
Kehamilan
Persalinan
Bayi
Penyulit Nifas
Uk
Penyulit
Uk
Cara
Penolong
Penyulit
BB
PB
Seks
Keadaan
1
2006
Aterm
-
Aterm
Spontan
Bidan
-
3200
52
Lk
Hidup
-
2
2008
Aterm
-
Aterm
Spontan
Bidan
-
2800
50
Pr
Hidup
-

6.      Riwayat Ginekologi
Perdarahan diluar haid                                                            : Tidak pernah
Riwayat Keputihan                                                                 : Kadang – kadang
Riwayat nyeri saat berhubungan badan                                  : Tidak pernah
Perdarahan saat berhubungan badan                                      : Tidak pernah
Riwayat adanya tumor pada payudara dan alat kandungan   : Tidak ada
7.       Riwayat Keluaga Berencana
No
Jenis Konsepsi
Tahun Pakai
Tahun Berhenti
Tempat
Keluhan
1
Pil
2007
2008
Bidan
-
2
Suntik
2009
Ini
Bidan
-

8.      Riwayat kesehatan

a.       Riwayakesehatan ib:Tidak pernah menderita penyakit keturunan (seperti asma, DM), penyakit menular (seperti hepatitis, TBC), maupun penyakit kronis lainnya (seperti jantung, dll). 
b.      Riwayat kesehatan keluarga :Dari pihak keluarga tidak pernah menderita penyakit keturunan (seperti asma, DM), penyakit menular (seperti hepatitis, TBC), maupun penyakit kronis lainnya (seperti jantung, dll).

9.      Pola kebutuhan sehari-hari
a.       Nutrisi
Jenis                : nasi, ikan, sayur, buah
Frekuensi         : 3x sehari
 Porsi               : 1-2 piring
Pantangan       : tidak ada 
b.      Eliminasi
BAB                                                    BAK
Frekuensi         : 1 x sehari                   Frekuensi         : 4-5 x sehari
Warna              : Kuning kecoklatan    Warna              : Kuning jernih
Konsistensi      : Lembek                     Bau                  : Khas Urine

c.       Personal hygiene
Frekuensi mandi                      : 2x sehari
Frekuensi gosok gigi               : 2x sehari
Frekuensi ganti pakaian          : sesuai kebutuhan
Aktifitas                                  : ibu mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
d.      Tidur/istirahat
Siang hari: 1 ja(kadang-kadang)
Malahari: 6 jam 
e.       Polseksual
Frekuensi: tidatentu
Masalah: tidak ada

10.  Data psikososial dan spirituala.
a.       Tanggapan ibu terhadap keadaannya :khawatir  
b.      Ketaatan ibu beribadah: shalat 5waktu
c.       .Pengetahuan ibu terhadap keluhannya : ibukurang mengetahui
d.      Hubungan social ibu terhadap mertua, ortu, dan keluarga : baik
e.       Penentu pengambil keputusan dalam keluarga : suami

B.     OBJECTIVE DATA
1.      Pemeriksaan umum
a.       Keadaan umum : baik  
b.      Kesadaran: compos mentis
c.       Berat badan: 55 kg
d.      Tinggi badan: 160 cm
e.       TTV:
 TD: 110/80 mmHg 
N: 82 /menit
T: 37C
R: 24 /menit

2.      Pemeriksaan khusus
Kepala: kulit kepala bersih, tidak berketombe, rambut tidak rontok

Muka               : muka tidak pucat.
Mata                : konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik.
Telinga            : simetris, tidak ada pengeluaran serumen.
Hidung            : tidak ada polip, tidak ada pernapasan cuping hidung.
Mulut              : bersih,bibir tidak pecah-pecah, tidak ada karies gigi.
Leher               : tidak Nampak pembesaran kelenjar tiroid & vena jugularis.
Dada/mamae   : semetris, tidak ada retraksi dada saat inspirasi & ekspirasi.
Perut                : tidak ada jaringan parut.
Tungkai           : tidak ada oedem dan varises.
Genetalia         : tidak dilakukan3.
Pemeriksaan penunjang: tidak dilakukan

C.     ASESSMENT
1.      Diagnose masalah: ibu PA 29 tahun dengan amenorhoe.
2.      Masalah: ibu merasa cemas
3.      Kebutuhan: konseling dan health education.
D.    PLANNING
1.      Memberitahukan ibu tentang hasil pemeriksaannya, yaitu :
TD : 110/80 mmHg
N: 82 /menit
T: 37Cᵒ
R: 24 /menit
Dx: amenorhoe
‘Ibu mengetahui hasil pemeriksaannya.’
2.      Memberikan support kepada ibu bahwa ibu dalam keadaan baik,memberitahukan ibu dan keluarga untuk tidak cemas sebab amenorhoe bisaterjadi pada siapa saja.’ibu merasa lebih tenang.
3.      Memberitahukan ibu tentang penyebab amenorhoe, yaitu
a.       amenorea primer 
ü  Pubertas terlambat
ü  Kegagalan dari fungsi indung telur 
ü  Agenesis uterovaginal (tidak tumbuhnya organrahim dan vagina)
ü  Gangguan pada susunan saraf pusat
ü  Himen imperforata yang menyebabkan sumbatankeluarnya darah menstruasi dapat dipikirkan apabilawanita memiliki rahim dan vagina normal. 
b.      Amenorea sekunder
Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah kehamilan, setelah kehamilan,menyusui, dan penggunaan metode kontrasepsi disingkirkan, maka penyebab lainnya adalah
ü  Stress dan depresi
ü   Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas.
ü  Gangguan hipotalamus dan hipofisis.
ü  Gangguan indung telur.
ü  Obat-obatan.
ü  Penyakit kronik dan Sindrom Asherman

‘Ibu mengetahui penyebab terjadinya amenorea.’

4.      Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup,yaitu :Siang hari : 1-2 jamMalam hari : 8 jam
‘ibu bersedia untuk berstirahat dengan cukup.’
5.      Memberikan terapi kepada ibu berupa vitamin B dengan dosis 1x sehari. ‘ibu bersedia mengkonsumsi vitamin yang di berikan oleh bidan.’
6.      Menganjurkan ibu untuk kunjungan ulang 4 minggu kemudian atau jikakeluhan belum teratasi. ‘ibu bersedia untuk melakukan kunjungan ulang.’